MAKALAH
TENTANG
INTERNET
DALAM
BIDANG PENDIDIKAN
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala
limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat
menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat
sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan,
petunjuk maupun pedoman bagi pembaca.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah
pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki
bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan, oleh
kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan
yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
DAFTAR ISI
1. Kata Pengantar..................................................................................................1
2. Daftar
Isi............................................................................................................3
3. PENDAHULUAN..............................................................................................4
a.
Latar
Belakang.............................................................................................4
b.
Rumusan
Masalah........................................................................................5
4. PEMBAHASAN................................................................................................6
a.
Pengertian
Internet.......................................................................................6
b.
Sejarah
Internet............................................................................................6
c.
Penggunaan
Internet Dalam Dunia Pendidikan............................................8
d.
Pengaruh
dan Dampak Positif Internet bagi Pendidikan..............................9
e.
Pengaruh
dan Dampak negatif Internet bagi Pendidikan.............................11
f.
Cara
Menyikapi Berbagai Dampak Penggunaan Internet............................12
5. PENUTUP........................................................................................................14
a. Kesimpulan...................................................................................................14
6. Daftar Pustaka...................................................................................................14
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sangat pesat
dan merambah banyak aspek kehidupan manusia terutama bagaimana pemanfaatan
media internet dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Internet berawal dari institusi pendidikan dan penelitian
di Amerika. Penggunaan internet untuk kepentingan bisnis baru dimulai sejak
tahun 1995 sebagai langkah awal masyarakat mengenal manfaat internet. Jika
dibandingkan dengan masyarakat di luar negeri, internet ini sering
disosialisasikan dengan bisnis dan entertainment.
Di Indonesia, masalah kelangkaan sumber informasi
konvensional (perpustakaan) lebih berat dibandingkan dengan di tempat lain.
Adanya internet merupakan salah satu solusi pamungkas untuk mengatasi masalah
ini. Pemanfaatan media internet hanya sebagian kecil sekolah yang memiliki
sambungannya (Internet Connectivity), tetapi belum semua dilengkapi dengan
fasilitas Local Area Network (LAN).
Para pakar pendidikan akan mendukung rencana pemanfaatan
media internet untuk pembelajaran dan juga akan menyatakan kesiapan untuk
melengkapi institute pendidikan (sekolah) dengan jaringan LAN dan sambungan
internet. Hal ini akan menuntut peran serta peserta didik dan masyarakat umum
(orang tua) untuk memanfaatkan media internet. Para peserta didik akan menjadi
sample dalam merespon secara positif tentang pemanfaatan media internet untuk
pembelajaran.
Strategi menciptakan manusia yang bersumber daya unggul
dan kebebasan masyarakat untuk mengaktualisasikan dirinya merupakan prasyara
pokok bagi perkembangan masyarakat maju.
Pemberdayaan masyarakat merupakan konsep pembangunan
ekonomi yang merangkum nilai-nilai sosial.
Konsep ini merupakan strategi menciptakan manusia kreatif, produktif,
berwawasan ke masa depan dan berdaya unggul.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apakah Pengertian Internet itu?
2. Bagaimanakah Sejarah Internet?
3. Bagaimanakah penggunaan internet dalam dunia pendidikan?
4. Bagaimanakah Pengaruh dan Dampak Positif Internet bagi
Pendidikan?
5. Bagaimana Pengaruh dan Dampak negatif Internet bagi
Pendidikan?
6. Bagaimana Cara Menyikapi Berbagai Dampak Penggunaan
Internet?
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Internet
Apakah Pengertian
Internet itu? Internet sendiri berasal dari kata interconnection-networking, merupakan sistem
global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar
Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh
dunia. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang
berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran
paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang
terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini
dinamakan internetworking.
Sedangkan pengertian
internet menurut segi ilmu pengetahuan, internet adalah sebuah perpustakaan
besar yang didalamnya terdapat jutaan (bahkan milyaran) informasi atau data
yang dapat berupa teks, grafik, audio maupun animasi dan lain lain dalam bentuk
media elektronik. Semua orang bisa berkunjung ke perpustakaan tersebut kapan saja
serta dari mana saja, jika dilihat dari segi komunikasi, internet adalah sarana
yang sangat efektif dan efesien untuk melakukan pertukaran informasi jarak jauh
maupun jarak dekat, seperti di dalam lingkungan perkantoran, tempat pendidikan,
atapun instansi terkait.[1][1]
B. Sejarah Internet
Internet pertama kali
muncul di Amerika Serikat yang di gagas oleh Departemen Pertahanan pada tahun
1969, melalui proyek ARPA disebut juga ARPANET (Advanced Research Project
Agency Network). Dalam proyek tersebut mereka menunjukan bahwa dengan
menggunakan perangkat hardware dan software berbasis UNIX, komunikasi bisa
dilakukan dengan jarak yang tak terbatas melalui saluran telepon.
Dalam proyek ARPANET
terbentuklah cikal bakal TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet
Protocol) seperti sekarang ini. Mereka merancang bentuk jaringan, kehandalan,
seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar. Pada masa itu Internet di tujukan untuk
kepentingan militer, namun seiring berjalanya waktu Internet pun berkembang
untuk pendidikan dan umum.
Tahun 1972, Roy
Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang
lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi
populer.
Hari bersejarah
berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil
mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern.
Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET
membentuk sebuah jaringan atau network.
Pada tahun 1984
diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain
Name Server. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi
1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan
melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko
Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet
Relay Chat. Setahun sesudahnya pengguna kembali melonjak 10 kali lipat sekitar
100.000 pengguna terhubung.
Pada tahun 1990 bisa di
anggap tahun yang paling bersejarah dalam dunia internet, ketika Tim Berners
Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu
komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program
inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.
Aplikasi World Wide Web
(WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat
semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta
saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu
pertumbuhan pengguna internet meroket menjadi jutaan bahkan sampai saat ini
hampir seluruh dunia terhubung ke internet.[2][2]
C. Penggunaan Internet
Dalam Dunia Pendidikan
Seiring dengan
melesatnya kemajuan teknologi yang terjadi di dunia, manusia menjadi semakin
mudah untuk berkomunikasi satu sama lain tak peduli kapanpun atau di manapun
mereka berada. Batas ruang dan waktu bukan lagi menjadi masalah untuk melakukan
komunikasi dua arah bahkan lebih. Salah satu hal yang membuka gerbang komunikasi
tanpa batas tersebut adalah internet.
Internet
(interconnected-networking) ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer
yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP)
untuk melayani pengguna di seluruh dunia. Internet memungkinkan adanya saling
tukar menukar data dan informasi antar pengguna internet di seluruh dunia.
Dengan demikian, seorang pengguna internet dapat mencari informasi apapun yang
dia inginkan tanpa harus mencarinya dari sumber informasi.
Banyak sekali manfaat
yang didapat dari penggunaan internet, dan manfaat yang akan diterangkan disini
adalah manfaat internet dalam dunia pendidikan. Pertama, dengan adanya
internet, kelangkaan sumber informasi konvensional (perpustakaan) bukan lagi
menjadi masalah. Permasalahan sulitnya mencari informasi di perpustakaan
(terutama world wide information) dapat diatasi dengan mencarinya di internet.
Kedua, internet dapat
menjadi Media kerjasama yang mudah dan efisien. Pihak-pihak yang terlibat dalam
pendidikan dapat dengan mudah melakukan kerjasama atau kolaborasi untuk
memajukan pendidikan. Internet juga merupakan media yang membantu pengguna
untuk melakukan akses ke pakar. Internet menghilangkan batas ruang dan waktu
sehingga memungkinan seorang siswa berkomunikasi dengan pakar di tempat lain.
Kemudian, internet juga digunakan untuk kepentingan
administrasi dan manajemen pendidikan. Internet memungkinkan adanya komunikasi
dua arah, mulai dari kantor Departemen Pendidikan, dinas propinsi, kabupaten
kota, sampai ke masing-masing sekolah, dan sebaliknya. Dengan begitu,
administrasi pendidikan yang mencakup lalulintas informasi pendidikan bisa
dilaksanakan dengan mudah, lancar, cepat, dan lebih murah.
Namun demikian,
internet-pun masih memiliki masalah dalam penggunaannya, terutama di Indonesia.
Masalah pertama yaitu kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Sebagian besar
informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris, yang akhirnya menuntut
pengguna untuk menguasai bahasa Inggris sebagai syarat mutlak untuk mengakses
internet.
Masalah berikutnya yaitu
internet memungkinkan pengguna untuk mencari apapun yang diinginkan tanpa ada
batasan sama sekali dan tanpa pandang bulu. Di samping informasi pendidikan dan
informasi lainnya yang bermanfaat, dalam internet juga terdapat hal-hal yang
tidak mendidik dan tidak sesuai bagi kalangan pelajar. Tanpa adanya mind
control yang kuat dari pengguna internet untuk membedakan informasi yang baik
dan yang buruk, adanya internet malah bisa mendatangkan bencana bagi generasi
pelajar.
Dengan demikian,
internet akan sangat membantu dalam dunia pendidikan dengan adanya control dan
pengelolaan yang baik dari penggunanya. Penggunaan yang benar dan sesuai sangat
dibutuhkan agar internet dapat berfungsi secara maksimal dalam membantu dunia
pendidikan.[3][3]
D. Pengaruh dan Dampak
Positif Internet bagi Pendidikan
Internet sangat
berpengaruh dalam berbagai bidang kehidupan, terutama dalam bidang pendidikan,
yang merupakan alasan utama terciptanya Internet. Berdasarkan data yang telah
diperoleh dari beberapa sumber, pengaruh positif Internet dalam dunia
pendidikan, diantaranya adalah :
1. Internet sebagai media pembelajaran mempermudah mencari
berbagai informasi dan ilmu pengetahuan, serta sangat berguna dalam menambah
wawasan. Materi pembelajaran menjadi luas, tidak hanya berpatokkan pada apa
yang diajarkan pendidik, tapi dapat juga belajar melalui berbagai materi yang
terdapat di Internet. Internet dapat menyamaratakan kesempatan pendidikan di
berbagai daerah di Indonesia. Internet memudahkan peserta didik dalam
menyelesaikan berbagai tugas. Dan menyediakan banyak sekali soal-soal latihan
untuk menguji kemampuan peserta didik. Segala informasi mudah diakses dan tidak
memakan waktu lama. Internet menjadi alat utama dalam peningkatan mutu
pendidikan dan mengembangkan IPTEK.
2. Internet bermanfaat sebagai ajang penyaluran bakat.
Internet memuat berbagai informasi, termasuk informasi tentang berbagai
kompetisi dan perlombaan. Setiap individu dapat berkesempatan menyalurkan bakat
dan talenta melalui kompetisi dan perlombaan tersebut. Contohnya adalah melalui
situs Youtube. Bukti kesuksesan Briptu Norman dengan gaya “India”nya, Justin
Bieber yang kini menjadi salah satu penyanyi remaja terpopuler di dunia, juga
Sinta dan Jojo dengan video Lip-sing “Keong Racun”.
3. Internet sebagai sarana hiburan menyajikan berbagai
hiburan untuk siapapun, kapanpun, dimanapun. Hiburan-hiburan ini ada bermacam-macam,
antara lain game dan aplikasi-aplikasi menarik yang bersifat menghibur.
Berbagai program hiburan ini diadakan mengingat hiburan adalah salah satu hal
penting yang harus didapatkan oleh tiap manusia jika jenuh mulai melanda.
4. Internet sebagai media komunikasi mempermudah proses
komunikasi antar sesama, baik dengan teman, guru, orangtua, dan keluarga. Jarak
dan waktu bukan lagi penghalang. Bahkan, dengan Internet, komunikasi dapat terjadi
secara tatap muka tanpa memikirkan jarak. Situs pertemanan terpopuler di
kalangan siswa-siswi sekolah saat ini adalah Facebook, Friendster, dan Twitter.
5. Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perekonomian.
Berbagai transaksi jual-beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan tatap
muka, pos, atau telepon, kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui
Internet. Transaksi ini dinamakan e-commerce. Terkait dengan pemerintahan,
Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui
e-government seperti di beberapa kabupaten di Indonesia yang ternyata berhasil
memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan internet untuk
transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi,
sehingga warga daerah sangat diuntungkan demikian para pegawai negeri sipil
dapat pula ditingkatkan kesejahteraannya karena pemasukan daerah meningkat
tajam.
E. Pengaruh dan Dampak
Negatif Internet bagi Pendidikan
Internet tidak
sepenuhnya berdampak baik bagi pendidikan. Bahkan banyak sekali dampak negatif
Internet terhadap dunia pendidikan. Berikut adalah dampak-dampak negatif
Internet bagi pendidikan yang saya peroleh dari berbagai sumber :
1. Internet sebagai media pembelajaran tidak efektif
pemanfaatannya. Daya kreativitas peserta didik menjadi rendah akibat terbiasa
bergantung pada Internet. Hingga tugas-tugas mudah yang diberikan oleh guru
yang seharusnya bisa dikerjakan sendiri pun mengandalkan Internet.
2. Internet membawa pengaruh buruk terhadap pola kepribadian
siswa. Siswa menjadi pribadi yang malas dan candu Internet. Siswa lebih suka
duduk berlama-lama di depan layar komputer demi menjelajah dunia maya dibanding
membaca buku. Jam belajar menjadi berkurang dan prestasi siswa menurun.
3. Maraknya berbagai penyalahgunaan Internet seperti
pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan benci
(hate speech). Tindakan criminal yang memanfaatkan media Internet seperti
penyelundupan obat-obatan terlarang, berbagai bentuk penipuan yang tentunya
sangat merugikan, penculikan melalui facebook, kematian Brandon Vedas akibat
pemakaian narkotik yang melampaui batas bersama teman-teman chatting IRCnya,
Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online Everquest,
dan Brandes yang ditikam kemudian dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab
iklan dalam internet, dan masih banyak lagi.
4. Internet juga semakin mempermudah terjadinya pelanggaran
terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena makin mudahnya mengakses
data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan. Tindakan
ini sangat meresahkan penulis dan pengarang Indonesia.
F. Cara Menyikapi Berbagai
Dampak Penggunaan Internet
Di bawah ini adalah
beberapa cara yang dapat digunakan dalam menyikapi berbagai dampak Internet :
1. Menumbuhkan kesadaran dalam setiap diri dan berupaya
memenuhi kewajiban sebagai pelajar.
2. Menggunakan Internet dengan tujuan mencari informasi yang
positif.
3. Memahami lebih dalam mengenai pengoperasian Internet agar
tidak tersesat saat menjelajah dunia maya.
4. Menjauhi hal-hal yang menyimpang dan tidak mencoba-coba.
5. Saling mengingatkan dan menasihati dalam kebenaran.
6. Mengajarkan moral dan etika yang baik pada peserta didik.
7. Memberi motivasi mengenai pola kepribadian yang baik.
8. Memberitahu situs-situs yang menarik dan layak dikunjungi
peserta didik.
9. Kehadiran orangtua sebagai pengawas saat anak menjelajah
Internet.
10. Bentuk ketegasan pemerintah mengatasi penyalahgunaan
Internet dengan mencontoh beberapa Negara seperti Cina dan Singapura yang telah
menerapkan kebijakan memblokir situs-situs yang dianggap tidak pantas.[4][4]
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil
analisis data tentang permasalahan yang penulis teliti, yakni Pengaruh Internet
Bagi Pendidikan, maka disimpulkan bahwa :
1. Internet lebih berpengaruh pada dunia pendidikan karena
pada dasarnya internet dihadirkan untuk kepentingan pendidikan.
2. Internet membawa berbagai pengaruh, baik positif maupun
negatif, terhadap pendidik dan peserta didik.
3. Sebaiknya pemanfaatan internet lebih di contongkan ke hal
positif.
DAFTAR PUSTAKA
http://belajar-komputer-mu.com/Pengertian
Internet secara Teknis dan ilmu Pengetahuan.
http://nuralfisyahrin.blogspot.com/2013/04/penulisan-ilmiah-penggunaan-internet.html.
[5][1]Vicky, http://belajar-komputer-mu.com/Pengertian
Internet secara Teknis dan ilmu Pengetahuan,
diakses pada Rabu,
20 maret, 2013.
[6][2]Portal Mint, http://www.mint.web.id/2013/03/pengertian-internet-dan-sejarah.html, diakses pada 3/29/2013
[7][3]radityo_pradana, http://bambangp4tk.wordpress.com/2010/01/06/manfaat-internet-untuk-pendidikan/budi.insan.co.id/articles/internet-pendidikan.doc, diakses pada 6 Oktober 2011.
[4][4]http://nuralfisyahrin.blogspot.com/2013/04/penulisan-ilmiah-penggunaan-internet.html, diakses pada Minggu, 21 April 2013.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar